Bahlil terus promosikan KIT Batang ke investor

Posted by on April 22, 2021


“Saya selalu sampaikan pada para calon investor buat membangun usahanya di KIT Batang. Kawasan ini disiapkan oleh pemerintah dengan benar-benar, termasuk segala fasilitas infrastrukturnya. Investor tinggal datang bawa modal dan teknologi. BKPM yang aka

Jakarta (ANTARA) – Kepala Pranata Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meyakinkan kesiapan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang untuk menerima investor mulai bulan depan seiring dengan perkiraan rampungnya pembangunan infrastruktur dasar di negeri industri tersebut pada Mei 2021.

“Saya selalu sampaikan kepada para calon investor untuk membangun usahanya di KIT Batang. Negeri ini disiapkan oleh pemerintah dengan serius, termasuk segala fasilitas infrastrukturnya. Investor tinggal datang bawa modal serta teknologi. BKPM yang akan urus izin-izinnya nanti, ” kata Bahlil dalam data tertulis di Jakarta, Kamis.

Bahlil memberikan hal tersebut saat mengunjungi KIT Batang, Jawa Tengah, Rabu (21/4). Bersama secara Menteri Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR), Gubernur Jawa Tengah, Bupati Baur, serta jajaran direksi PTPN dan PT PP mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau pengerjaan KIT Batang jadi lokasi tujuan investasi.

Bahlil juga tetap mempromosikan KIT Batang kepada para investor karena memiliki keunggulan-keunggulan, di antaranya sarana infrastruktur yang menghasilkan konektivitas tinggi dan harga negeri yang sangat kompetitif.

“Alhamdulillah bulan depan sudah ada satu perusahaan yang akan groundbreaking dalam sini (KIT Batang). Tadi saya laporkan kepada Abu Presiden dan beliau mau terus pantau itu. Kemudian kami berharap setelah periode I pembangunan selesai, bakal semakin banyak investor dengan hadir di sini. Saudara saya, Bupati Batang juga komitmen akan bantu, ” imbuh Bahlil.

Bupati Batang Wihaji menyampaikan potensi penyerapan tenaga kegiatan dari pembangunan KIT Baur fase pertama mencapai 4. 300 orang. Angka tersebut belum termasuk turunannya, bagaikan petugas keamanan, kebersihan, dan lain-lain.

Wihaji menambahkan bahwa pemerintah daerah mau memiliki kavling seluas 25 hektare yang akan digunakan sebagai Pusat Kegiatan Kabupaten (PKK) untuk UMKM, dengan akan menjadi supply chain untuk kebutuhan industri gede yang ada.

“Ini semangatnya cipta lapangan kerja. Jadi dengan munculnya berbagai industri, nanti akan menciptakan lapangan kerja pertama untuk warga Batang maupun warga di sekitar Baur. Saya kira manfaatnya buat warga negara Indonesia seluruhnya dan saling menguntungkan, ” kata Wihaji.

KIT Batang diresmikan tepat oleh Presiden pada 30 Juni 2020 lalu. Medan tersebut merupakan percontohan kegiatan sama pemerintah dan BUMN untuk menghadirkan lokasi investasi yang berdaya saing luhur. Peruntukan KIT Batang dialokasikan 60 persen untuk pabrik dan 40 persen lainnya ditujukan bagi fasilitas umum dan kawasan hijau.

Pembangunan infrastruktur dasar di KIT Batang diperkirakan selesai sesuai dengan dasar yaitu bulan Mei 2021. Selanjutnya, Grand Batang City akan siap menerima tenant (penyewa) yang akan merembes berinvestasi.

Baca juga: Pemimpin Jokowi pastikan mulai bangun di KITB pada Mei 2021

Baca juga: Bahlil pastikan tahun ini KIT Batang siap terima investor

Baca selalu: Pembangunan Kawasan Industri Terpadu Batang terus dikebut

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2021