BPS: Impor April 2021 sampai 16, 29 miliar dolar, didominasi bahan baku

Posted by on May 20, 2021


Dari komposisi menurut penggunaan barang, impor bakal baku share-nya masih memimpin yakni 76, 55 tip

Jakarta (ANTARA) porakporanda Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai impor MENODAI pada April 2021 menyentuh 16, 29 miliar dolar AS, di mana memasukkan bahan baku dan target penolong masih mendominasi secara kontribusi mencapai 76, 55 persen.

“Dari susunan menurut penggunaan barang, impor bahan baku share- nya sedang mendominasi yakni 76, 55 persen, ” kata Besar BPS Suhariyanto saat mengimplementasikan konferensi pers secara maya di Jakarta, Kamis.

Suhariyanto memaparkan kemampuan impor RI pada April 2021 mengalami penurunan dua, 98 persen dibandingkan Maret 2021. Namun angkanya meningkat 29, 93 persen dipadankan periode yang sama 2020.

Baca juga: BPS: Neraca perdagangan RI surplus dua, 19 miliar dolar pada April 2021

Adapun patuh penggunaan barang, impor konsumsi pada April mencapai satu, 63 miliar dolar GANDAR, meningkat 12, 89 upah dibandingkan bulan sebelumnya  dan meningkat 34, 11 upah dibandingkan tahun sebelumnya.

Sedangkan impor target baku/penolong mencapai 12, 47 miliar dolar AS di dalam April 2021 atau turun 3, 63 persen (mom), namun meningkat 33, 24 persen dibanding tahun cerai-berai (yoy).

Mengenai impor barang modal dalam April 2021 mencapai 2, 19 miliar dolar GANDAR atau turun 9, 05 persen dibandingkan Maret 2021, tapi meningkat 11, 55 persen dibandingkan periode yang sama 2020.

Baca selalu: Capai 18, 48 miliar dolar AS, BPS sebut ekspor April 2021 sensasional

Sehingga, impor bahan baku/penolong menjadi paling mendominasi hingga 76, 55 persen, disusul barang modal yang berkontribusi 13, 45 persen, dan konsumsi sebesar 10 tip.

Menurut bagian impor nonmigas, China menjelma kontributor utama sumber memasukkan Indonesia pada April 2021 dengan nilai 4, 58 miliar dolar AS (32, 10 persen). Negara penyumbang impor terbesar kedua yaitu Jepang dengan nilai satu, 23 miliar dolar GANDAR (8, 63 persen) serta ketiga Singapura dengan pemberian 5, 78 persen.

Dengan demikian ukuran total impor migas dan nonmigas Indonesia pada Januari-April 2021 mencapai 59, 67 miliar dolar AS atau meningkat 15, 40 komisi dibandingkan periode yang setara pada 2020 sebesar 51, 70 miliar dolar GANDAR.

Baca juga: BPS: Biji impor naik dua digit, pertama kali sejak Juni 2019

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021