Di New York, Kepala Bappenas tegaskan komitmen RI tangani pandemi

Posted by on July 16, 2021


Sepadan seperti negara lain, Nusantara juga mengalami dampak pandemi, sehingga target pembangunan penuh terhambat. Meski demikian, Nusantara bertekad untuk maju dan membangun lebih baik lagi

Jakarta (ANTARA) kepala Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menegaskan komitmen Nusantara dalam menangani pandemi COVID-19 pada United Nations High-Level Political Perhimpunan on Sustainable Development 2021 di New York.

“Sama laksana negara lain, Indonesia juga mengalami dampak pandemi, jadi target pembangunan banyak terhambat. Meski demikian, Indonesia bertekad untuk maju dan membikin lebih baik lagi, ” ucap Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso di New York, Kamis waktu setempat.

Pada forum itu, Kepa Bappenas menyampaikan salinan kajian pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) atau disebut Voluntary National Reviews (VNR). Untuk 2021 bertemakan Sustainable and resilient recovery from the COVID-19 pandemic that promotes the economic, social and environmental dimensions of sustainable development.

Episentrum laporan negara tersebut adalah pada target-target haluan pembangunan berkelanjutan (SDGs) yang terdisrupsi dan praktik-praktik cara penanganan pandemi COVID-19 yang diinisiasi oleh berbagai pihak seperti dunia usaha, filantropis, LSM, dan masyarakat.

Mengucapkan juga: Bappenas ungkap syarat capai pertumbuhan ekonomi lantaran pandemi

Terkumpul hampir 200 praktik baik melalui bervariasi konsultasi publik yang dilakukan secara virtual atau online . Makin Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terlibat untuk memastikan akurasi data dan informasi, beserta proses penyusunan VNR sungguh-sungguh inklusif.

Di dalam VNR juga dijelaskan langkah-langkah Pemerintah Indonesia untuk pemulihan yang mencakup reformasi sistem perlindungan sosial, sistem kesehatan tubuh nasional, industri pariwisata, serta investasi menuju ekonomi muda, serta sistem ketahanan petaka.

“Keempat reformasi tersebut diterapkan untuk meyakinkan pencapaian SDGs tetap on track pasca pandemi COVID-19, ” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Lebih lanjut ia menyampaikan salah satu jalan mitigasi pandemi COVID-19, Nusantara terus berusaha meningkatkan pengoperasian vaksinasi untuk 181, 5 juta penduduk demi menyentuh herd immunity .

Baca juga: Bappenas: Pandemi COVID-19 ajarkan RI untuk perkuat sistem kesehatan

Indonesia telah dua kala menyampaikan VNR, pertama kali di 2017 dan kedua kalinya di 2019, sehingga Indonesia masuk dalam daftar 10 dari 193 negeri anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang telah menyampaikan VNR untuk ketiga kalinya.

Indonesia berhasil mencatatkan sejumlah prestasi dalam penyampaian VNR. Pada 2017 Indonesia adalah satu dari enam negara dengan perumusan VNR terbaik untuk perencanaan pembiayaan dan investasi.

Pada 2019 sebagai periode dari VNR 2019, Laporan Tujuan 16: Perdamaian, Keseimbangan, dan Kelembagaan yang Melalaikan menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Selain itu pada lawatan ke Amerika Serikat, Menteri Suharso Monoarfa pula membahas dukungan untuk menyamakan suplai vaksin agar mengurangi kesenjangan vaksin di negara berkembang, termasuk Indonesia.

“Pandemi ini tak akan selesai bila hanya difokuskan di negara maju saja, tapi negara tumbuh juga membutuhkan dukungan. Bagaimana bisa mengatasi pandemi secara internasional atau secara global kalau cara berpikirnya masing-masing, ” ujarnya di depan para petinggi negara serta perwakilan negara-negara anggota PBB.

Baca juga: Bappenas: Kejernihan jadi kunci penanganan pandemi COVID-19
 

Pewarta: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021