Djokovic untuk kelima kalinya juara pada Roma

Posted by on September 21, 2020


Jakarta (ANTARA) berantakan Petenis nomor satu dunia Novak Djokovic mengatasi awal yang lamban untuk mengangkat trofi Italian Peduli (Italia Terbuka) yang kelima kalinya, Senin, setelah mengalahkan petenis Argentina Diego Schwartzman 7-5 6-3 untuk mencatat rekor gelar ATP Masters ke-36.

Bermain pada final ATP 1000 yang pertamanya, primadona kedelapan Schwartzman melaju mulus buat mengonversi dua kali peluang break point sehingga memimpin 3-0 ketika backhand Djokovic yang biasanya efektif kali tersebut berulang kali menciptakan kesalahan.

Tak henti gerimis dalam Foro Italico yang dihadiri segelintir penonton menambah frustrasi Djokovic tetapi dia masih menemukan cara dalam mengatasi servis Schwartzman untuk menyamakan kedudukan 3-3.

Baca juga: Halep ambil gelar juara Italian Open 2020 setelah Pliskova cedera
Menyuarakan juga: “Aneh tak menghadapi Nadal, ” kata Djokovic tentang final Italian Open

Pukulan dari baseline dengan dilancarkan tanpa henti oleh Djokovic mematahkan servis Schwartzman pada game ke-12 untuk merebut set perdana sekalipun melakukan 18 kesalahan tunggal.

Schwartzman yang menjatuhkan juara bertahan Rafa Nadal pada perempatfinal, kembali mengonversi break point dalam awal set kedua namun Djokovic segera meresponnya.

Unggulan utama itu meningkatkan intensitasnya buat dua kali mematahkan servis Schwartzman sebelum melepaskan servisnya sendiri dengan nyaman untuk memastikan kemenangan secara menutupnya dari menyampaikan shot.

Baca juga: Nadal fokus ke Roland Garros usai malang ke semi final Italian Peduli

“Ini pekan yang hebat, pekan yang sangat menantang, ” kata Djokovic seperti dikutip Reuters. “Saya menjumpai permainan terbaik saya ketika aku sangat menginginkannya. ”

Kemenangan ini membuat Djokovic menjadi yang terdepan dalam daftar juara tersering Masters 1000 atau satu gelar lebih banyak dari Nadal. Kemenangan ini juga menjadi catu sempurna untuk menjalani Prancis Terkuak (French Open) pekan depan.

“Kini kita mengalihkan mengindahkan ke Paris dan saya tak bisa mengharapkan turnamen lebih bagus lagi di sini di Roma, ” kata petenis berusia 33 tahun yang menjadi tunggal anak paling tua yang menjuarai kompetisi di Italia ini.

Menuju Roland Garros, Djokovic sudah memenangkan 31 dari 32 pertandingannya musim ini, dan akan menjelma favorit selain Nadal yang 13 kali juara di sana & juara US Open Dominic Thiem.

Mengucapkan juga: Djokovic sambut baik jadwal kehadiran penonton di Italian Peduli

Pewarta: Jafar M Sidik
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020