Dolar AS menguat tipis saat pedagang amati pembicaraan stimulus

Posted by on October 13, 2020


New York (ANTARA) – Dolar GANDAR sedikit menguat terhadap sekeranjang lupa uang utama lainnya pada simpulan perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), saat para pelaku pasar fokus pada pembaruan tentang stimulus bunga virus corona.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam timbil uang utama lainnya, naik tipis 0, 01 persen menjadi 93, 0636.

Pada simpulan perdagangan New York, euro melemah menjadi 1, 1810 dolar AS dari 1, 1825 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1, 3063 dolar AS dari 1, 3038 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0, 7212 dolar AS dari 0, 7231 dolar AS.

Dolar AS dibeli pada 105, 34 yen Jepang, lebih nista dari 105, 62 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar GANDAR turun menjadi 0, 9093 franc Swiss dari 0, 9097 franc Swiss, dan turun menjadi satu, 3114 dolar Kanada dari 1, 3131 dolar Kanada.

Pergerakan itu terjadi karena para pedagang terus memantau negosiasi stimulus di Washington. Ketua DPR AS Nancy Pelosi mengatakan pada Minggu (11/10/2020) bahwa negosiasi dengan Gedung Putih mengenai paket bantuan COVID-19 yang baru tetap menemui bulevar buntu.

Kedua mengacaukan pihak telah bernegosiasi selama berminggu-minggu mengenai paket bantuan lanjutan untuk memerangi dampak ekonomi yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Mereka langgeng berjauhan tentang berapa banyak sokongan yang harus diberikan dan barang apa yang harus ditargetkan.

Pemerintahan Trump pada Minggu (11/10/2020) meminta Kongres untuk mengesahkan RUU bantuan virus corona yang dilucuti menggunakan dana sisa, ketika perjanjian tentang paket yang lebih merata mengalami penolakan.

“Kami berbicara triliunan (dalam stimulus) utama hari dan itu miliaran dalam hari berikutnya dan itu (mungkin) akan menjadi jutaan berikutnya. Rasanya semakin kecil menjelang pemilihan, ” kata Phillip Streible, kepala muslihat pasar di Blue Line Futures di Chicago seperti dikutip Reuters.

Lebih dari 7, 78 juta kasus COVID-19 yang dikonfirmasi telah dilaporkan di Amerika Serikat dengan hampir 215. 000 kematian pada Senin sore (12/10/2020), menurut penghitungan oleh Universitas Johns Hopkins.

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020