Dua gol Aubameyang bawa Arsenal lewati City menuju final Piala FA

Posted by on July 19, 2020


Jakarta (ANTARA) – Pierre-Emerick Aubameyang mengemas dua gol buat membawa Arsenal menuju final Piala FA setelah melewati Manchester City dengan kemenangan 2-0 dalam pertarungan semifinal tanpa penonton karena pandemi COVID-19 di Stadion Wembley, London, Sabtu waktu setempat (Minggu WIB).

Dengan demikian, Arsenal akan menanti pemenang semifinal lain kurun Manchester United kontra Chelsea yang berlangsung besok, demikian catatan laman resmi FA.

Kalau musim ini tim besutan Mikel Arteta bisa kembali berjaya dalam final, maka mereka akan kian memantapkan diri sebagai pemenang terbanyak Piala FA, yang sudah 13 kali mereka juarai.

Baca juga: Arsenal susah payah lewati Sheffield United ke semifinal Piala FA

Menghadapi pendekar bertahan, Arsenal memasuki laga secara berada di bawah tekanan dan tembakan David Silva hampir melaksanakan mereka tertinggal jika saja Kieran Tierney tak pasang badan untuk menghalau bola.

Langsung pada menit ke-10, CIty hampir unggul ketika Riyad Mahrez melakukan tandukan tajam menyambut umpan palang salib, tapi kali ini Granit Xhaka berada di posisi yang tepat untuk mencegah bola melewati strip gawang.

Arsenal perlahan keluar dari tekanan dan 4 menit kemudian Alexandre Lacazette lulus menyarangkan bola ke gawang City setelah mengecoh kiper Ederson Moraes, tetapi gol itu dianulir sudah wasit Jonathan Moss berkonsultasi dengan VAR dan memutuskan penyerang Prancis itu terlebih dulu terjebak offside.

Pada menit ke-19, tidak ada VAR yang menyelamatkan City ketika Nicolas Pepe mengirim umpan silang terukur yang diselesaikan sempurna oleh Aubameyang untuk membawa Arsenal memimpin.

Gol itu melecut semangat juang para pemain Arsenal yang terus menekan City dan seharusnya bisa menaikkan keunggulan jika saja Ederson tidak sigap memotong umpan silang Pepe dan menepis sundulan Shkodran Mustafi.

Menangkap juga: Pepe dipuji Mikel Arteta usai Arsenal kalahkan Sheffield United
Baca juga: Pep Guardiola: bertambah penting jadi runner-up liga dibandingkan juara FA

Keunggulan Arsenal bertahan tenggat turun minum dan tim besutan Pep Guardiola memasuki babak ke-2 dengan ambisi mengejar ketertinggalan tetapi peluang bagus dari tembakan Mahrez berhasil dihentikan oleh kiper Damian Martinez.

City merebut peluang lagi, tetapi eksekusi tendangan bebas Kevin De Bruyne hanya menghantam bagian luar jala tiang dan Raheem Sterling kurang lekas bereaksi menyambut umpan silang koleganya itu beberapa saat kemudian.

Kegagalan-kegagalan itu harus dibayar mahal oleh City, yang gawangnya kebobolan lagi pada menit ke-71 ketika Aubameyang tetap tenang usai menyambut umpan kiriman Tierney pra memperdaya Ederson dan membawa Arsenal unggul 2-0.

City mati-matian berusaha membombardir pertahanan Arsenal, tetapi lini belakang The Gunners kokoh menghalau setiap ancaman dengan datang hingga peluit tanda laga usai berbunyi dan memastikan modus mereka ke final.

Arsenal dalam selang tiga keadaan sukses menumbangkan dua juara bertahan, setelah sebelumnya juga mengalahkan Liverpool di laga pekan ke-36 Asosiasi Inggris.

Kemenangan tempat City seolah ulangan atas ringkasan yang terjadi pada 2017, ketika Arsenal melewati The Citizens pada semifinal sebelum menjuarai Piala FA dengan mengalahkan Chelsea di final.

Mengaji juga: Solskjaer sebut Lingard cepat dapat kesempatan di Piala FA
Baca juga: Lampard bahan pimpin Chelsea dengan penuh kemangkakan di Wembley

Susunan pemain:

Arsenal (3-4-3): Damian Martinez; Shkodran Mustafi (Rob Holding), David Luiz, Kieran Tierney; Hector Bellerin, Dani Ceballos (Sead Kolasinac), Granit Xhaka, Ainsley Maitland-Niles; Nicolas Pepe (Joe Willock), Alexandre Lacazette (Lucas Torreira), Pierre-Emerick Aubameyang
Pelatih: Mikel Arteta

Manchester City (4-2-3-1): Ederson Moraes; Kyle Walker, Eric Garcia, Aymeric Laporte, Benjamin Mendy; Ilkay Guendogan (Rodri Hernandez), Kevin De Bruyne; Riyad Mahrez (Phil Foden), David Silva (Fernandinho), Raheem Sterling; Gabriel Jesus
Pelatih: Pep Guardiola

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020