Erick Thohir: UMKM dan BUMN adalah tulang punggung ekonomi

Posted by on August 13, 2021


Semoga UMKM Indonesia senantiasa bangkit, semakin tangguh. Kami bersama  Anda

Jakarta (ANTARA) porakporanda Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan BUMN adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.

“UMKM dan BUMN, tulang punggung ekonomi Indonesia, ” ujar Erick Thohir seperti dikutip dari akun Instagram-nya @erickthohir di Jakarta, Jumat.

Erick mengatakan kalau mentransformasi BUMN dan menjadikannya naik kelas sebagai pemain global, merupakan tugas istimewa dirinya sebagai Menteri BUMN. Tetapi, menjadikan UMKM, lembaga usaha milik rakyat, dengan kuat dan tangguh berdaya saing adalah merupakan suruhan bersama semua pihak.

Menurut dia, BUMN berkomitmen untuk senantiasa hidup keras, bahu-membahu agar semesta pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, ketersediaan energi, akses telekomunikasi sampai dengan pembiayaan usaha bagi rakyat Indonesia dapat terpenuhi dengan baik, jadi dunia usaha dapat hidup lancar, berderap aktif.

Inisiatif keterlibatan UMKM sebagai mitra dari ikatan pasok industri serta pengadaan barang dan jasa BUMN, adalah bentuk nyata, sinergi yang berkelanjutan.

“Semoga UMKM Indonesia tetap bangkit, semakin tangguh. Awak bersama  Anda, ” kata pendahuluan Erick Thohir.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir akan memperluas akses bagi pelaku UMKM dalam rangka membangun ekosistem cara yang lebih sehat.

Menteri BUMN mempertontonkan program Pasar Digital UMKM (PaDi) yang mana buat pengadaan Rp250 juta datang dengan Rp14 miliar, Departemen BUMN sudah mengeluarkan sistem tidak ada lagi BUMN yang ikut tender.

PaDi UMKM adalah ekosistem yang disediakan BUMN untuk UMKM, yang hampir keseluruhan prosesnya melibatkan BUMN. Proses transaksi pembayaran honorarium di PaDi UMKM mampu menggunakan maya account dengan disediakan oleh Bank Himbara.

Belanja BUMN pada UMKM ditekankan untuk mengutamakan pada produk buatan karya dalam negeri atau produk yang memiliki level komponen dalam negeri (TKDN) relatif tinggi. Hal itu juga didukung dengan status produk dalam negeri dengan saat ini sudah jauh lebih baik.

Baca pula: BUMN Holding Jasa Survei komitmen dorong UMKM buat naik kelas
Baca juga: Holding BUMN ua mikro akan targetkan 44 juta pengusaha ua mikro
Baca juga: Departemen BUMN ajak masyarakat cintai dan beli produk UMKM lokal

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © JARANG 2021