IHSG akhir pekan ditutup roboh, tertekan aksi ambil untung

Posted by on June 11, 2021


Jakarta (ANTARA) – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Hasil Indonesia (BEI) pada akhir pekan ditutup turun, tertekan aksi ambil untung.

IHSG ditutup melemah 12, 04 poin atau 0, 2 persen ke letak 6. 095, 5. Tengah kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 3, 77 poin ataupun 0, 42 persen ke posisi 901, 64.

Analis MNC Sertifikat Herditya Wicaksana di Jakarta, Jumat, mengatakan, pelemahan IHSG hari ini karena gerak-gerik ambil untung yang dilakukan oleh para investor sesudah dua hari belakangan IHSG bergerak menguat signifikan.

“Untuk sentimen sendiri sebenarnya tidak terlalu membatalkan di mana meskipun inflasi AS naik sebesar 5 persen namun yield treasury 10 tahunnya turun ke 1, 4 persenan, dengan berarti hal ini mengindikasikan bahwa kenaikan inflasi ini sifatnya hanya sementara. Pada sisi lain pergerakan IHSG sendiri dipengaruhi oleh pergerakan bursa Asia yang cenderung beragam, namun cenderung pembetulan, ” ujar Herditya.

Menangkap juga: Saham China ditutup jatuh, tertekan saham keuangan dan minuman keras

Dibuka menguat, IHSG tak periode melemah dan lebih banyak menghabiskan waktu di daerah merah sepanjang perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi yaitu 5, 7 persen, diikuti sektor energi dan zona transportasi & logistik per 3, 25 persen serta 1, 49 persen.

Sedangkan lima zona terkoreksi dengan sektor perindustrian turun paling dalam yakni minus 0, 88 upah, diikuti sektor keuangan serta sektor infrastruktur masing-masing kurang 0, 8 persen serta minus 0, 68 tip.

Baca juga: Saham Eropa naik 6 hari beruntun, terkerek saham tambang serta travel

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli bagian oleh investor asing dengan ditunjukkan dengan jumlah kulak bersih asing atau net foreign buy sebesar Rp2, 61 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1. 232. 295 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22, 06 miliar eksemplar saham senilai Rp13, 87 triliun. Sebanyak 234 saham naik, 257 saham mendarat, dan 159 tidak hidup nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menyurut 9, 83 poin atau 0, 03 persen ke 28. 948, 73, Indeks Hang Seng naik 103, 25 poin atau 0, 36 persen ke 28. 842, 13, dan Indeks Straits Times terkoreksi 5, 53 poin atau 0, 17 persen ke 3. 156, 97.

Baca juga: Saham Hong Kong ditutup naik, ikuti penguatan pasar uang Asia
 

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021