Kimia Farma pecat oknum petugas Antigen yang jadi simpulan

Posted by on April 30, 2021


Kimia Farma memecat para oknum petugas setelah ditetapkan sebagai simpulan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam kasus penggunaan kembali alat rapid test Antigen di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara

Jakarta (ANTARA) – PT Kimia Farma Tbk menjatuhkan sanksi tegas berupa pemecatan kepada para oknum petugas dengan terlibat dalam kasus corong tes cepat atau rapid test Antigen bekas pada Bandara Kualanamu, Sumatera Mengetengahkan, setelah para oknum tersebut ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

“Kimia Farma memecat para oknum petugas setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Wilayah Sumatera Utara dalam kejadian penggunaan kembali alat rapid test Antigen di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, ” ujar Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat.

Pihaknya menyerahkan pengerjaan kasus tersebut kepada bagian berwajib untuk diproses dengan hukum dan oknum tersebut diberikan hukuman maksimal tindakannya.

“Kimia Farma berkomitmen melakukan evaluasi serta penguatan pelaksanaan Standard Operating Procedure (SOP) untuk membenarkan seluruh kegiatan operasional sebati ketentuan yang berlaku, sebagai upaya pencegahan kejadian sebangun tidak terulang kembali, ” katanya.

Baca juga: Kimia Farma dukung aparat asas usut dugaan alat ulangan cepat COVID bekas

Baca juga: Dirut Kimia Farma: Tindak tegas petugas uji cepat terbukti bersalah

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengecam & meminta tindak tegas perseorangan petugas Kimia Farma yang menggunakan alat bekas buat tes cepat Antigen pada Bandara Kualanamu.

“Saya sendiri yang menodong semua yang terkait, menyelami, dan yang melakukan dipecat dan diproses hukum secara tegas, ” ujar Erick Thohir.

Menurut Menteri BUMN itu, aktivitas oknum tersebut harus diganjar hukuman yang sangat bahana. Erick Thohir tak habis pikir mengapa tindakan dengan sangat tidak etis & membahayakan kesehatan itu terjadi.

Menteri BUMN sendiri sudah meminta jajarannya untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Menurut dia, ulah oknum tersebut mengkhianati profesi pelayan publik di tempat kesehatan. Tak hanya itu, dalam kondisi yang serba prihatin dia menyesalkan sedang ada orang yang menjemput kesempatan yang merugikan serta membahayakan nyawa orang lain.

Baca juga: PT Kimia Farma dukung penyelidikan urusan alat uji cepat isyarat

Baca juga: Kepolisian diharapkan ungkap kasus alat antigen bekas di Kualanamu

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © KURUN 2021