Kristoff menangi etape pembuka Tour de France kala para rival tumbang

Posted by on August 29, 2020


Jakarta (ANTARA) – Alexander Kristoff memenangi etape pembuka Tour de France di saat Thibaut Pinot, yang berharap mengakhiri pertarakan gelar tuan rumah selama 35 tahun, termasuk salah satu pebalap yang terjatuh di etape yang diguyur hujan itu pada Sabtu.

Pebalap Norwegia Kristoff menggagalkan juara dunia Denmark Mads Pedersen dengan sprint setelah 156 km di etape yang berlangsung pada Nice itu. Pinot tak jauh di belakang namun mendapat catatan waktu yang sama dengan sang pemenang etape karena tabrakan dengan melibatkan banyak pebalap terjadi 3 kilometer jelang finis di Promenade des Anglais.

“Untuk saat ini dia baik-baik selalu, tapi kalian pasti membutuhkan kaum hari untuk melihat ada dampak atau tidak, ” kata sport director Pinot di tim Groupama-FDJ, Philippe Mauduit seperti dikutip Reuters.

Membaca juga: Jagoan-jagoan Tour de France 2020

Pebalap Belanda Cees Bol finis ketiga.

Pebalap Kolombia Nairo Quintana, yang merupakan dua kali runner-up Tour, terjatuh bertambah dini saat Pavel Sivakov, lengah satu rekan utama juara menetap Egan Bernal, terjatuh dua kali.

Sejumlah pebalap kesayangan seperti Sam Bennet, Caleb Ewan dan Giacomo Nizzolo, juga terjatuh di aspal jalan yang licin saat hujan mengguyur etape itu.

“Sepertinya ada 100 pebalap yang terjatuh. Semuanya kewalahan, semuanya ketakutan, ” kata Valentin Madouas, rekan satu tim Pinot.

“Ini seperti medan es. ”

Baca juga: Potensi gelombang kedua COVID-19 hantui Tour de France

Sejumlah insiden juga memaksa awak Jumbo Visma untuk meminta peleton untuk lebih berhati-hati di bani, namun tim Astana menolak untuk memelankan laju mereka.

Mereka pun kena batunya, pada saat pemimpin tim Miguel Angel Lopez terpeleset dan terjatuh menabrak rambu jalan. Pebalap Kolombia itu bangkit dan memacu kembali sepedanya.

Di turunan dengan lain, rekan satu tim Primoz Roglic, George Bennet juga terjatuh, yang berarti dua pebalap sebab dua tim papan atas berantakan Jumbo Visma dan Ineos Granadiers – mengalami luka dan rusak setelah hari pertama.

Pinot, yang digadang-gadang menjadi penantang utama gelar setelah Roglic serta Bernal, mengalami memar di kaki dan bahunya.

Baca juga: Tim Tour de France dilarang tampil kalau dua pebalap positif COVID-19

Balapan keadaan itu start di depan penonton yang sedikit di pusat praja Nice di tengah ancaman aliran kedua COVID-19 di saat total kasus positif meningkat di Prancis sejak beberapa pekan lalu.

Otoritas setempat juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat, termasuk membatasi interaksi pebalap dan anggota tim, serta para penonton buat mencegah penularan.

Tim yang dua pebalap atau anggotanya kedapatan positif COVID-19 dalam kurun tujuh hari bakal ditarik dibanding balapan.

“Aku kira tak ada yang bakal memikirkan 2020 seperti ini. Tapi kami harus melewati ini demi kebaikan semua orang dan fakta kalau Tour ini dimulai sudah adalah hal bagus, ” kata jago dunia tiga kali Peter Sagan.

Membaca juga: Potensi gelombang kedua COVID-19 hantui Tour de France
Baca juga: Dua anggota tim Lotto positif COVID-19 jelang start Tour de France
Membaca juga: Tour de France akan disaksikan langsung oleh penggemar

Pewarta: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020