Mahfud minta Kapolda tangani perusakan masjid Ahmadiyah di Kalbar

Posted by on September 3, 2021


Jakarta (ANTARA) –

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta Kapolda dan Gubernur Kalimantan Barat  segera menangani kasus perusakan masjid Ahmadiyah di Kalimantan Barat.

 

Mahfud pada Jumat menghubungi Kapolda dan Gubernur Kalimantan Barat untuk mengetahui dan memastikan peristiwa penyerangan dan perusakan rumah ibadah milik Ahmadiyah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

 

“Saya sudah berkomunikasi dengan Gubernur dan Kapolda Kalimantan Barat agar segera ditangani kasus ini dengan baik  dengan memperhatikan hukum, memperhatikan kedamaian, kerukunan, dan memperhatikan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Semuanya harus ikut aturan hukum, ” tegas Mahfud dalam siaran persnya.

Baca juga: Mahfud: LPSK sangat penting untuk perlindungan saksi dan korban

 

Mahfud mengatakan bahwa Kapolda dan Gubernur Kalbar sudah menangani masalah ini dan segera diselesaikan secara hukum  sehingga semua pihak diharapkan bisa menahan diri.

 

“Ini masalah sensitif, semuanya harus menahan diri. Kita hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia dimana hak-hak asasi manusia dilindungi oleh negara, ” kata Mahfud yang menyesalkan peristiwa itu terjadi.

   

Menurut dia, negara menjamin terhadap orang yang berusaha hidup dengan nyaman di daerah yang dia kehendaki.

 

“Kehadiran negara ini yang pertama-tama sebenarnya adalah melindungi hak asasi manusia dan martabat manusia, maka kita merdeka. Dari perlindungan terhadap martabat manusia itu lalu kita menggariskan apa tujuan bernegara ini, kesejahteraan umum. Ini yang harus dijaga, keamanan, ketertiban, dan perlindungan terhadap orang yang berusaha hidup dengan nyaman di daerah yang dikehendaki, ” kata mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

 

Peristiwa penyerangan dan perusakan tempat ibadah dan gedung milik Jemaat  Ahmadiyah  Indonesia (JAI) di Kalimantan Barat berlangsung pada Jumat siang.

 

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Herry Soebanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021