Menhub minta kepala daerah aglomerasi awasi penumpukan penumpang

Posted by on May 14, 2021


Saya perintahkan PT KCI lebih profesional di dalam mengelola penumpang kereta komuter dan mulai besok sudah harus ada perbaikan

Jakarta (ANTARA) – Gajah Perhubungan Budi Karya Sumadi  meminta para kepala kawasan di wilayah aglomerasi menggambarkan daerahnya,   yang berpotensi terjadi penumpukan penumpang organ umum untuk menghindari terjadinya lonjakan kasus  COVID-19.

“Melihat pelajaran yang terjadi di Pelabuhan Kali Lindap dan Stasiun Manggarai yang terjadi penumpukan penumpang, hamba minta kepada kepala wilayah aglomerasi harus memetakan potensi penumpukan penumpang terjadi, ” katanya kepada pers di Stasiun Manggarai, Jakarta, Jumat.

Hal itu dikatakan Menhub Budi Susunan setelah meninjau Pelabuhan Kali Adem, Muara Angke, serta Stasiun Manggarai yang ternyata terdapat penumpukan penumpang jadi tidak mengindahkan protokol kesehatan tubuh (prokes).

Baca juga: Menhub: PT KCI tidak cakap atur penumpang

Menhub  mengatakan di Pelabuhan Kali Teduh tercatat ada 1. 676 orang berlayar ke Pulau Seribu dan jumlah tersebut sangat besar, sehingga terjadi penumpukan penumpang dan tidak dilakukan jaga jarak.

“Saya sudah sampaikan ke Pak Doni (Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni  Monardo) minta ditambah kemudahan rapid antigen dan aparat. Pergerakan penumpang kapal tersebut harus dilakukan dengan tata lebih baik, ” katanya.

Sementara dalam Stasiun Manggarai, Budi Susunan juga kecewa karena penumpang kereta komuter dalam mulia gerbong cukup padat makin hingga diisi lebih sebab 70 orang per gerbong.

Menurut rencana, dalam 3-4 hari final ini tercatat lebih 200 ribu penumpang tiap hari dan pada Sabtu serta Minggu diperkirakan mencapai puncaknya sebanyak 300-400 ribu penumpang.

“Saya perintahkan PT KCI lebih terlatih dalam mengelola penumpang gerobak komuter dan mulai nanti sudah harus ada perbaikan, ” katanya.

Melihat dua lokasi tersebut yakni Pelabuhan Kali Redup dan Stasiun Manggarai,   yang penumpangnya tidak menjaga prokes, Menhub sekali sedang meminta para kepala daerah di wilayah aglomerasi mampu memetakan lokasi yang akan terjadi penumpukan penumpang.

Wilayah aglomerasi adalah kawasan perkotaan atau kabupaten yang saling terhubung pada kesatuan wilayah.

Di Indonesia ada delapan wilayah aglomerasi, yaitu pertama Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo; Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek); Bandung Raya; dan  Semarang, Kendal, Demak, Ungaran, dan Purwodadi.

Selain itu, aglomerasi Yogyakarta Awam; Solo Raya; Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, dan Sidoarjo, dan Lamongan (Gerbangkertosusila); & Makassar, Sungguminasa, Takalar, dan Maros.

Baca juga: Menhub minta waspadai kenaikan pengikut pada arus balik
Baca juga: Menhub ucap jumlah pemudik sementara itu turun signifikan

Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Liku Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021