Menhub usulkan syarat bepergian dengan SIKM dihapus

Posted by on July 1, 2020


SIKM hanya buat angkutan udara, kereta api, serta bus AKAP.

Jakarta (ANTARA) – Menteri Perhubungan Budi Susunan Sumadi mengusulkan kepada Gugus Suruhan Percepatan Penanganan COVID-19 agar surat izin keluar masuk (SIKM) daerah Jakarta dihapus.

“SIKM itu memang kewenangan dari Pemprov DKI. Saya sudah memberikan catatan kepada Gugus Tugas agar itu semua ditiadakan saja, ” kata Menhub Budi saat rapat kerja secara Komisi V DPR di Jakarta, Rabu.

Menhub menghargai SIKM tidak menyeluruh diwajibkan pada penumpang angkutan umum, tetapi cuma untuk angkutan udara, kereta elektrik, dan bus AKAP.

Baca juga: Terminal Tanjung Priok berlakukan SIKM buat sopir dan penumpang bus

“Karena sungguh percuma udara, kereta api, bus (berlaku SIKM) tetapi darat tidak dilakukan, saya sudah sampaikan, ” katanya.

SIKM ialah surat yang diberikan kepada pada setiap orang untuk dapat melakukan kunjungan keluar dan/atau masuk Provinsi DKI Jakarta dalam rangka melakukan pengendalian untuk memutus mata rantai penyaluran COVID-19.

SIKM berlaku selama Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) belum dicabut jadi saat ini syarat kepemilikan SIKM masih berlaku.

Klub wajib mengantongi SIKM jika mengabulkan perjalanan keluar dan masuk Provinsi DKI Jakarta dengan tujuan wilayah di luar Jabodetabek, atau melaksanakan perjalanan masuk Provinsi DKI Jakarta dengan asal perjalanan dari daerah di luar Jabodetabek.

Ketentuan penerbitan SIKM, di antaranya wajib memiliki hasil tes Corona Likelihood Metric (CLM) dengan status aman bepergian; penerbitan dilakukan dalam 1 hari kerja sejak pengisian formulir dinyatakan lengkap secara daring.

Mengaji juga: Satu orang WNA terjaring operasi SIKM di Stasiun Pasar Senen

Berikutnya, anak yang belum mempunyai KTP mengikuti SIKM orang primitif atau salah satu anggota suku; penerbitan SIKM atas nama perorangan; masa berlaku SIKM mengikuti periode aktif CLM (tujuh hari).

Jika masa berlaku SIKM habis, pemilik SIKM cukup melangsungkan aktivasi atau pembaruan data CLM.

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: D. Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © KURUN 2020