Mensos pastikan kemiskinan bisa ditekan secara sinergi seluruh pihak

Posted by on August 21, 2020


“Kemensos memastikan bahwa kemiskinan yang menyusun minimal bisa diintervensi. Namun tidak mungkin Kemensos bekerja sendirian, dan ada dari Kementerian lain turut andil dalam menangani realitas tersebut baik para UMKM, pekerja swasta, “…

Karangasem (ANTARA) semrawut Menteri Sosial RI, Juliari P Batubara mengatakan melalui program-program dengan dikelola Kementerian Sosial, memastikan kalau kemiskinan yang saat ini meningkat bisa diintervensi, dengan bersinergi bersama-sama seluruh pihak.

“Kemensos menetapkan bahwa kemiskinan yang meningkat sedikitnya bisa diintervensi. Namun tidak jadi Kemensos bekerja sendirian, dan ada dari Kementerian lain turut saham dalam menangani realitas tersebut cantik para UMKM, pekerja swasta, ” kata Juliari saat memberikan sandaran sosial tunai di Kabupaten Karangasem, Bali, Jumat.

Di dalam kunjungan kerja ke wilayah Kabupaten Klungkung dan Karangasem, Bali, Gajah Juliari mengatakan bahwa situasi pandemi COVID-19, mempengaruhi tingkat kemiskinan yang meningkat, tidak hanya di Nusantara namun dunia.

Baca juga: Mensos menimbulkan pendamping PKH fokus percepat pengerjaan kemiskinan
“Tentunya karena adanya COVID-19, kemungkinan luhur tingkat kemiskinan naik tidak hanya di Indonesia tapi dunia, meluluhlantahkan seluruh sendi-sendi kehidupan, kesehatan, baik, ekonomi kena semua. Apalagi dalam Bali ini mata pencariannya lantaran sektor pariwisata ya tidak bisa apa-apa apalagi. Selama lima bulan tidak ada wisatawan sama sekadar jadi kegiatan terkait pariwisata menimbrung terkena, “jelasnya.

Terkait dengan angka kemiskinan di wilayah, Bupati Karangasem I Gusti Elok Mas Sumantri menjelaskan kondisi Kabupaten Karangasem mengalami penurunan dari tarikh 2015 sebesar 7, 44 persen.

“Bahwa dari jumlah penduduk 43. 038 RT ataupun 152. 389 jiwa penduduk bapet (DTKS) dengan persentase kemiskinan 6, 25 persen di tahun 2019, Dengan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Karangasem 67, 34, ” jelasnya.

Untuk persentase penduduk miskin mengalami penurunan, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia mengalami peningkatan selama 5 tahun berturut turut lantaran 64, 68 di tahun 2015 menjadi 67, 34 di Tarikh 2019.

Baca juga: Kemensos harus bertambah agresif tangani kemiskinan, kata Juliari Batubara
“Penanganan dampak pandemi COVID-19 dari bagian kebijakan anggaran, yaitu refocusing anggaran tahun 2020 yang dialokasikan untuk tiga Bidang Penanganan yaitu Pengerjaan Bidang Kesehatan, Bidang Jaring Pendamai Sosial dan Bidang penanganan hasil ekonomi, “ucap Mas Sumatri.

Sedangkan penanganan kemiskinan pada wilayah Kabupaten Klungkung, dilakukan secara merancang beberapa program. Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta menjelaskan kalender tersebut berupa memberangkatkan anak dibanding keluarga miskin ke kapal melancong dan program hidroponik masuk kk miskin.

“Harapan kita dengan program tersebut warga papa mendapat penghasilan tambahan dan bisa keluar dari kemiskinan, “kata Bupati Suwirta.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Juliari berharap melalui penyaluran di E-Warong mampu di suplay dari produk Klungkung sendiri sehingga anggaran untuk tumpuan pangan dari pusat bisa digerakkan di daerah masing-masing untuk ekonomi kerakyatan.
Menyuarakan juga: Mensos: Butuh Rp1, 3 triliun untuk verifikasi dan pengesahan DTKS

Pewarta: Ayu Khania Pranishita
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020