Nilai emas jatuh lagi, tertekan penguatan dolar dan pokok pasar ke Fed

Posted by on September 17, 2021


Ini bukan petunjuk baik untuk emas, kemungkinan besar akan turun kembali

Chicago (ANTARA) – Harga emas melanjutkan penurunannya dalam akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari ketiga berendeng di tengah aksi berniaga yang tajam karena dolar menguat, dengan semua menggubris investor tertuju pada desain tapering Federal Reserve (Fed) AS.

Kontrak nilai emas paling aktif untuk pengiriman Desember di bagian Comex New York Exchange, jatuh lagi 5, 3 dolar AS atau 0, 3 persen, menjadi ditutup pada 1. 751, 40 dolar AS per ounce. Emas berjangka kehilangan 2, 3 persen untuk minggu ini dan ditutup di level terendah sejak 10 Agustus.

Makna emas berjangka anjlok 38, 1 dolar AS atau 2, 12 persen menjadi 1. 756, 70 dolar AS pada Kamis (16/9/2021), setelah merosot 12, 3 dolar AS atau 0, 68 persen menjadi 1. 794, 8 dolar GANDAR pada Rabu (15/9/2021), serta menguat 12, 7 dolar AS atau 0, 71 persen menjadi 1, 807, 10 dolar AS di dalam Selasa (14/9/2021).

Kenaikan mengejutkan dalam penjualan ritel AS pada Agustus di awal pekan, membakar ketakutan tapering atau pengurangan pembelian aset lebih pembukaan oleh The Fed, memajukan dolar lebih tinggi dan mendorong penurunan tajam emas pada Kamis (16/9/2021).

Pasar sudah percaya bahwa Fed akan menekan pembelian obligasi, dan itu akan mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS bertambah tinggi, kata Ahli Desain Pasar Senior RJO Futures, Daniel Pavilonis.

“Ini bukan pertanda tertib untuk emas, kemungkinan gede akan turun kembali, ” kata Pavilonis.

Baca selalu: Harga emas anjlok 38, 1 dolar, terpukul menguatnya penjualan ritel AS

Tempat menambahkan dolar, bukan emas, diuntungkan dari permintaan safe-haven dari perkembangan di China seputar pengembang properti Evergrande.

Dolar terangkat ke puncak tiga minggu, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, sementara imbal hasil obligasi pemerintah juga naik.

“Emas sudah menjadi produk yang mewujudkan frustrasi dan sering arah, ” kata seorang pedagang yang berbasis pada New York, menambahkan bahwa emas kemungkinan akan dibatasi dalam kisaran 1. 750-80 dolar AS menjelang pertemuan Fed.

Komite penetapan kebijakan The Fed akan bertemu pada Selasa (21/9/2021) dan Rabu (22/9/2021) pekan depan.

Pergeseran hawkish yang kuat dapat mendorong reaksi spontan, anggapan penurunan pada emas sekalipun sudah diperhitungkan, kata analis StoneX, Rhona O’Connell.

Melepaskan langkah-langkah pertolongan ekonomi tidak hanya meredupkan status emas sebagai wadah berlindung yang aman, tetapi setiap kenaikan suku bunga selanjutnya akan diterjemahkan ke peluang kerugian yang bertambah tinggi untuk memegang aktiva yang tidak memberikan bengkok hasil seperti emas.

Harga logam kudus lainnya, perak untuk transmisi Desember turun 45, 7 sen atau 2, 00 persen, menjadi ditutup di 22, 337 dolar GANDAR per ounce. Platinum buat pengiriman Oktober naik 7, 3 dolar, atau 0, 79 persen, menjadi ditutup pada 930, 6 dolar per ounce.

Baca selalu: Emas jatuh di lembah level psikologis 1. 800 dolar, tunggu petunjuk Fed

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021