PMI manufaktur naik, Presiden Jokowi: Jaga tren positif ekonomi RI

Posted by on April 15, 2021


… PMI (Purchasing Manager Index) tersebut kalau Markit (IHS Markit) sudah di angka 53, kalo dari Bank Nusantara sudah di angka 55, padahal sebelum pandemi di dalam keadaan normal angka kita di 51.. melompat terangkat di atas kenormalan

Jakarta (ANTARA) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengecap indikator kinerja manufaktur Purchasing Manager Index (PMI) Indonesia sudah melampaui tingkat kenormalan sebelum pandemi COVID-19.

Oleh karena itu, taat Presiden Jokowi dalam awal Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021 pada Istana Negara, Jakarta, Kamis, tren pemulihan industri manufaktur ini harus dijaga. Pengerjaan pandemi COVID-19 juga harus terus ditingkatkan agar menekan dampak negatif ke pabrik manufaktur dan otomotif.

“Tadi mendengar buat yang PMI (Purchasing Manager Index ) itu kalau Markit (IHS Markit) sudah dalam angka 53, kalo dari Bank Indonesia sudah di angka 55, padahal pra pandemi pada keadaan umum angka kita di 51. Justeru sudah melompat terangkat di atas kenormalan, ” kata Presiden Jokowi.

Baca juga: PMI manufaktur tertinggi, Menperin: Indikasi ekonomi bahan cepat pulih

Presiden Jokowi mengingatkan untuk menjaga gaya positif perekonomian ini, tetapi tingkat penularan COVID-19 harus ditekan terlebih dahulu. Dia meminta jangan sampai Indonesia seperti negara-negara lain dengan harus menerapkan kembali penyekatan mobilitas penduduk secara erat karena lonjakan kembali angka penularan COVID-19.

“Banyak negara lain telah turun, anjlok tingkat COVID-19. Tapi tidak bisa jaga, tidak waspada, tidak ingat-ingat, kemudian meloncat naik sedang. Ini yang kita bangun, ” ujar Presiden Jokowi.

Baca juga: Menperin bersyukur PMI Manufaktur Indonesia masih di Level ekspansif

Saat ini, lanjut Presiden, pengerjaan kasus COVID-19 di Nusantara menunjukkan tren perbaikan. Tingkat pertambahan kasus COVID-19 secara harian di Indonesia sebesar 4. 000-6. 000  urusan. Angka itu menurun tajam dibanding Januari 2021 yang mencapai 13. 000-15. 000 kasus COVID-19 harian.

“Angka kesembuhan kita juga sudah mencapai pada atas 90 persen, yaitu 90, 5 persen. Angka itu jauh di tempat rata-rata dunia, juga jauh di atas rata-rata Asia. Ini juga yg kudu dijaga, ” ujar Pemimpin Jokowi.

Presiden meminta pelaku industri, pertama industri otomotif terus meningkatkan kapasitas produksinya, dengan mengoptimalkan komponen produksi dalam daerah.

Baca juga: Indeks Manufaktur RI capai rekor tertinggi dalam satu dekade

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021