PSBB DKI, penumpang Bandara Soetta & Halim wajib tahu 5 metode ini

Posted by on September 14, 2020


Di tengah PSBB DKI Jakarta ini, kami juga mengimbau agar penumpang pesawat pandangan sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk membantu kelancaran penerbangan

Jakarta (ANTARA) – PT Udara Pura II memberlakukan protokol kesehatan tubuh yang ketat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) dan Bandara Halim Perdanakusuma (Halim) seiring penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan memandang setiap penumpang memperhatikan lima situasi pokok.

“Protokol kesehatan dalam Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma dijalankan secara ketat sesuai regulasi yang ada. Di tengah PSBB DKI Jakarta ini, kami serupa mengimbau agar penumpang pesawat mendapati sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk membantu kelancaran penerbangan, ” ujar Direktur Utama PT Udara Pura II Muhammad Awaluddin di keterangannya di Jakarta, Senin.

Bagi penumpang pesawat dengan berangkat atau tiba di Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma beserta lima hal yang harus diperhatikan:

Pertama, penumpang udara rute domestik yang ingin amblas wajib membawa surat hasil rapid test atau tes PCR yang benar maksimal 14 hari pada saat keberangkatan dan saat ini tak dibutuhkan Surat Izin Keluar Mendalam (SIKM).

Baca juga: Pemprov DKI tidak berlakukan SIKM selama PSBB tambahan

Kedua, penumpang rute internasional yang mau terbang diimbau kontak maskapai atau kedutaan negara tujuan untuk pandangan berbagai persyaratan perjalanan.

Ketiga, penumpang rute internasional yang mendarat di Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma harus membawa hasil ulangan PCR dari negara keberangkatan. Semasa tidak membawa, akan dilakukan ulangan PCR Test saat tiba dan penumpang akan dikarantina hingga buatan tes keluar.

Keempat, penumpang rute domestik dan pengikut rute internasional yang baru mendarat wajib sudah mengisi Kartu Kecermatan Kesehatan (Health Alert Card/HAC) melalui aplikasi e-HAC atau formulir kertas.

Menangkap juga: Erick Thohir: Kita mau jalankan operasi yustisi mulai Senin depan

Kelima, penumpang pesawat akan melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan pemindai suhu, pemeriksaan surat hasil ulangan cepat/tes PCR,   pemeriksaan barang bawaan, meja check in untuk penerbitan boarding pass , dan pemeriksaan surat hasil tes cepat/tes PCR, pemeriksaan boarding pass buat naik pesawat, dan pemeriksaan e-HAC bagi penumpang yang baru datang.

“Dengan memperhatikan lima hal pokok tersebut, maka pengikut pesawat di Bandara Soekarno-Hatta & Halim Perdanakusuma dapat membantu kelancaran penerbangan di tengah masa PSBB DKI Jakarta, ” ujar Awaluddin.

Penumpang pesawat selalu hendaknya mengetahui ketentuan di kala PSBB DKI Jakarta misalnya terpaut dengan penggunaan mobil pribadi serta transportasi publik.

Baca juga: Pemprov DKI batasi kerumunan maksimal lima orang

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020