PSSI janji taati protokol kesehatan yang ketat saat liga bergulir

Posted by on June 22, 2020


Kami akan siapkan atmosfer di stadion bisa hidup meski tanpa penonton sebagaimana liga-liga di Eropa

Jakarta (ANTARA) – PSSI berjanji akan menaati protokol kesehatan yang ketat saat kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Indonesia kembali bergulir pada September atau Oktober nanti.

“Kami sudah membuat sebelas buku panduan protokol kesehatan terkait pelaksanaan kompetisi di masa COVID-19. Komunikasi dengan klub dan Asprov juga terus kami lakukan, ” kata Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat wawancara bersama Radio Republik Indonesia (RRI), Minggu (21/6), sebagaimana dikutip laman resmi PSSI di Jakarta, Senin.

PSSI sebelumnya telah merilis protokol kesehatan yang secara umum mengatur hal-hal teknis terkait latihan klub dan panduan penyelenggaraan sepak bola di masa normal baru.

Namun protokol tersebut belum mengatur soal skema perizinan penonton ke dalam gelanggang. Menurut Iriawan, hal tersebut sedang harus dikaji lebih dalam lagi.

Apabila liga sudah diputuskan untuk dimainkan secara mati, Iriawan pun mengimbau kepada para-para pecinta sepak bola Tanah Air untuk tidak memaksakan diri tampil ke stadion maupun nonton menyerempakkan (nobar) di luar.

Baca juga: LIB isyaratkan ‘kick off’ lanjutan federasi dilakukan Oktober 2020

“Silakan saksikan dalam televisi. Kami akan siapkan suasana di stadion bisa hidup walaupun tanpa penonton sebagaimana liga-liga pada Eropa yang kini berjalan pada masa COVID-19, ” tuturnya.

Selanjutnya, pria yang mendalam disapa Iwan Bule itu mengaku optimistis bisa kembali memutar sayembara sepak bola Indonesia, meski harus berkutat dengan pandemi yang masih berlangsung. Ia berharap Liga satu dan 2 bisa sukses mengembalikan denyut nadi kehidupan sepak bola Tanah Air, seperti yang sudah bertambah dulu dilakukan negara-negara tetangga.

PSSI sebelumnya telah membuahkan panduan dalam memulai kompetisi dalam era normal baru. Salah satu yang diatur adalah jumlah pengikut yang diperbolehkan masuk stadion.

Baca selalu: LIB siap dengan dua alternatif mulainya lagi liga

Pada saat perlombaan, hanya 272 orang yang bisa berada di area stadion yang dibagi dalam tiga zona. Tempat lapangan tengah, area tribun, & di luar stadion.

Zona satu maksimal 100 karakter, yang terdiri dari tim, ofisial tim, oficial pertandingan, anak gawang, petugas keamanan, petugas medis, pekerja sterilisasi, serta tiga fotografer.

Sementara di zona perut, juga maksimal 100 orang. Ada petugas keamanan, media lapangan, perwakilan LIB, anti doping, operator gelanggang, staf tim, delegasi tim taun rumah dan tim tamu, petugas sterilisasi, kepolisian, jurnalis dan klub televisi.

Lalu dalam zona tiga di luar stadion maksimal hanya boleh ada 72 orang terdiri dari petugas ketenteraman, kru televisi, dan staf pemimpin stadion.

Baca juga: Menpora tak hendak ikut campur polemik PSSI dan Shin Tae-yong

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020