PT LIB buat kontrak baru untuk sponsor jelang kelanjutan Liga satu

Posted by on June 30, 2020


Jakarta (ANTARA) – Penasihat Utama PT Liga Indonesia Perdana (LIB) Akhmad Hadian Lukita membuktikan bahwa pihaknya akan membuat persetujuan baru dengan pihak sponsor menjumpai kelanjutan Liga 1 Indonesia 2020 yang akan kembali bergulir di dalam Oktober mendatang.

Ia meyakinkan bahwa sponsor utama Liga 1 yakni Shopee akan tetap menjunjung kelanjutan kompetisi musim ini. Dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) PSSI yang terbaru, PT LIB pun saat ini, menurutnya, terus melaksanakan komunikasi dengan pihak sponsor.

“Semoga tidak ada yang berubah. Setelah SK PSSI muncul, kami langsung melakukan pembicaraan secara sponsor secara intensif. Kami wujud diskusi yang produktif untuk edisi ke depannya, ” kata Akhmad Hadian saat dihubungi pewarta di Jakarta, Selasa.

Baca juga: PSSI resmi putuskan Liga 1, 2, & 3 bergulir mulai Oktober 2020

“Pasti ada (kontrak) baru. Jadi jika kami tuntut nilai sebesar tersebut (kontrak lama), tidak mungkin selalu. Kami sadar kondisi saat tersebut tidak mudah, ” ujarnya memasukkan.

Kontrak baru tersebut perlu dilakukan sebab kesepakatan lama sudah tidak berlaku lagi sejak kompetisi tertangguhkan pada Maret akibat pandemi virus corona.

Menurut Akhmad Hadian, ada beberapa hal yang menjadi pertimbangan, antara lain jam pertandingan yang jelas dan tidak berubah-ubah.

Asalkan sudah ada titik temu, maka PT LIB selanjutnya akan mengundang klub dan sponsor untuk bersemuka guna memastikan tidak ada pihak yang dirugikan. SK baru PSSI nomor SKEP/53/VI/2020 akan menjadi tuangan dasar dalam penentuan nilai janji sponsor.

Baca juga: LIB kebut penyelesaian teknis lanjutan liga

PSSI pada Minggu (28/6) menetapkan SK bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi dalam Posisi Luar Biasa.

Asosiasi 1 musim 2020 akan dilanjutkan mulai Oktober dengan semua musabaqah di Pulau Jawa. Sementara terkait hal teknis, jadwal rinci, regulasi dan subsidi menjadi tanggung pikiran operator PT LIB.

Di dalamnya juga diatur kurun lain soal kompetisi yang kudu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan tubuh, pembayaran nilai kontrak, dan gaji pemain serta pelatih 50-60 persen dari kontrak.

Baca juga: PSSI persilakan klub potong gaji pemain serta pelatih pada lanjutan liga
Baca juga: Persija bayar perolehan pemain di bawah persentase suruhan PSSI
Baca juga: Borneo FC usul subsidi lebih sebab Rp1 miliar per bulan semasa pandemi

Pewarta: Shofi Ayudiana
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020