Rupiah ditutup menguat, namun mengibakan terkoreksi lagi

Posted by on June 22, 2021


Kalau dilihat ada kurang profit taking ya di dolar AS-nya, sementara kalau dilihat dari fundamentalnya dolar AS masih relatif menguat akibat efek The Fed pekan lalu dan pengaruh penyebaran COVID-19 di Nusantara yang booming

Jakarta (ANTARA) – Nilai ubah (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta di dalam Selasa sore ditutup bangkit, namun dinilai masih rawan kembali terkoreksi.

Rupiah ditutup menguat 25 pokok atau 0, 17 tip ke posisi Rp14. 403 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perniagaan sebelumnya Rp14. 428 bola lampu dolar AS.

Analis Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) Nikolas Prasetia saat dihubungi dalam Jakarta, Selasa, mengatakan, penguatan rupiah hari ini bertambah didorong oleh aksi pungut untung investor terhadap dolar AS.

“Kalau dilihat ada sedikit profit taking ya di dolar AS-nya, sementara kalau dilihat dari fundamentalnya dolar GANDAR masih relatif menguat akibat efek The Fed pekan lalu dan efek penyebaran COVID-19 di Indonesia dengan booming , ” ujar Nikolas.

Baca juga: Kurs rupiah bangkit, meski dibayangi sikap “hawkish” bank sentral AS

Patuh Nikolas, rupiah masih menyedihkan untuk terkoreksi kembali terlebih dengan tren meningkatnya urusan positif COVID-19 di Negara belakangan ini yang menjadi sentimen negatif bagi nilai tukar.

“Kalau saya melihat dengan perihal seperti ini rupiah rentan melemah lagi karena penyaluran sudah mulai tinggi. Dikhawatirkan roda ekonomi melambat bukan karena pembatasan, tapi orang-orang yang menjalankan roda ekonominya yang tidak bisa main, ” kata Nikolas.

Saat ini pasar juga tengah menantikan perkataan terbaru dari Gubernur The Fed Jerome Powell pada hadapan DPR AS di dalam pukul 1 00 WIB dini hari nanti.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14. 420 bagi dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14. 403 per dolar AS hingga Rp14. 427 per dolar AS.

Sementara itu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa menguat ke posisi Rp14. 421 dibandingkan posisi pada hari sebelumnya Rp14. 453 per dolar AS.

Baca juga: Dolar tergelincir dari tertinggi besar bulan, Bitcoin merosot

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021