Satgas kemukakan tiga langkah desain tanggulangi kecurangan bansos

Posted by on July 29, 2021


Jakarta (ANTARA) porakporanda Ketua Tim Pakar Gabungan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengemukakan tiga langkah strategis negeri untuk memastikan bantuan baik (bansos) terkait pandemi COVID-19 tidak terjadi kecurangan.

“Pemerintah berupaya untuk mengesahkan bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat tepat bahan dan tidak terjadi kecurangan, ” kata Wiku Adisasmito saat menyampaikan keterangan dengan virtual Laporan Penanganan COVID-19 di Indonesia, Kamis burit.

Baca juga: Mahfud MD: Pemerintah akan terus awasi penyaluran bansos

Tiga langkah strategi tersebut adalah melayani sinkronisasi dan pemadanan bahan dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Kementerian Di dalam Negeri (Kemendagri). Langkah ke-2, memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan sosial dan langkah ke-3 adalah melibatkan dukungan teknologi berbasis digital.

Wiku mengatakan Kementerian Baik telah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI), Otoritas Kebaikan Keuangan (OJK) dan Fintech Indonesia untuk menyiapkan penggunaan.

Baca juga: Tersangka korupsi pengadaan bansos di Bandung Barat segera disidang

Pelaksanaan tersebut bisa meningkatkan layanan kepada penerima manfaat sekali lalu menjadi alat kontrol efektif dalam penggunaan bantuan baik.

Selain bantuan sosial yang telah berlaku sebelumnya seperti Bantuan Bertabur Non-Tunai (BPNT) atau Surat Sembako maupun Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah serupa memberikan jaring pengaman basi bagi masyarakat berupa mas Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Bantuan Beras.

Bantuan tersebut disalurkan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlaku demi mengurangi beban ekonomi bangsa yang terdampak pandemi.

Baca juga: Dinsos DKI: 99. 763 KK masih belum dapat bansos beras
Baca juga: Bansos beras di DKI mulai disalurkan Kamis

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © KURUN 2021