Surat bebas corona dijual bebas, Tokopedia dan Bukalapak bertindak

Posted by on May 14, 2020


Jakarta (ANTARA) – Baru-baru ini berputar di media sosial pedagang dalam platform jual-beli online Shopee, Tokopedia dan Bukalapak menjual surat bukti dari rumah sakit yang menyatakan bebas COVID-19 dan surat kunjungan dinas.

Head of Corporate Communications Bukalapak, Intan Wibisono, menyatakan mereka sudah menurunkan produk kulak berupa surat perintah perjalanan dinas (SPPD).

“Karena buatan ini melanggar syarat dan ketentuan berjualan di Bukalapak, maka awak take down, ” kata Intan dalam pesan singkat kepada KURUN, Kamis.

Bukalapak melarang pedagang untuk menjual produk yang melanggar aturan hukum, baik adat yang berlaku di Indonesia maupun kebijakan Bukalapak. Mereka memiliki awak untuk memantau jenis barang yang dijual di platform tersebut.

“Jadi kalau ditemukan keluaran seperti ini, pasti akan cepat kami take down , ” kata Intan.

Platform Tokopedia membenarkan tersedia penjual nakal yang menjual surat keterangan sehat bebas COVID-19.

“Saat ini, kami telah menindak produk dan/atau toko dengan dimaksud sesuai prosedur, ” cakap External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Wijaya, dalam keterangan formal.

Tokopedia menegaskan tidak ada transaksi surat keterangan selamat COVID-19 tersebut dan melarang pedagang lainnya untuk memasukkan produk seolah-olah ini di platform.

“Kami juga kembali menegaskan, masa ini Tokopedia telah melarang tayang produk dan/atau toko yang menyalahi tersebut. Walau Tokopedia bersifat User Generated Content – dimana setiap penjual bisa mengunggah produk secara mandiri – kami tidak pernah membantu praktik tidak bertanggung jawab seperti ini.

Surat informasi bebas COVID-19 juga ditemukan dalam platform Shopee, namun, platform tersebut tidak memberikan keterangan hingga informasi ini ditulis.

Baca juga: Dinkes: Lebih dari 100 orang minta surat perjalanan keluar Lampung

Baca juga: Pemkot Depok larang pegawai tanpa dibekali surat tugas dari perusahaan

Baca pula: Bukalapak bantah diretas dan bukti bocor

Pewarta: Natisha Andarningtyas
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020