Tersebut skema pembatasan penerbangan untuk periode mudik 2020

Posted by on April 24, 2020


skema penyekatan transportasi udara akan dilakukan jadi tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia

Jakarta (ANTARA) berantakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan menyiapkan skema pelarangan sementara transportasi udara yang sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 25 tahun 2020 tentang Pengendalian Pemindahan Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Skema tersebut berupa pembatasan penerbangan yang diterapkan untuk wilayah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau daerah yang termasuk zona merah penyebaran COVID-19, dan akan mulai berlaku pada  24 April 2020 sampai dengan  31 Mei 2020.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub  Novie Riyanto dalam keterangannya dalam Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa besar pembatasan transportasi udara akan dilakukan sebagai tindakan pencegahan penyebaran COVID-19 di Indonesia pada masa Mudik/Angkutan Lebaran.

Baca juga: Penerbangan domestik hari ini diizinkan tapi tak tersedia reservasi baru

“Pelarangan dikecualikan terhadap medium transportasi yang digunakan untuk pimpinan lembaga tinggi RI dan tamu kenegaraan, operasional kedutaan besar, konsulat jenderal dan konsulat asing serta perwakilan organisasi internasional di Indonesia, ” katanya.

Ia mengatakan peraturan ini juga tidak berlaku bagi operasional penerbangan khusus repatriasi untuk pemulangan warga negara Indonesia (WNI) dan Warga Negeri Asing (WNA), operasional penegakan lembaga, ketertiban dan pelayanan darurat, operasional angkutan kargo dan operasional lainnya dengan ijin dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dalam rangka mendukung percepatan penanganan COVID-19.

Novie menambahkan bahwa bandar udara serta pelayanan navigasi penerbangan mau tetap beroperasi secara normal.

Peraturan ini juga tidak berdampak pada penerbangan internasional dibanding dan menuju Indonesia yang tentu berjalan normal, dengan tetap mengacu pada protokol kesehatan COVID-19.

“Selanjutnya, kami akan tetap memastikan konektivitas logistik tidak terganggu, termasuk pengangkutan sample infectious substances, ” perkataan Novie.

Baca juga: Penerbangan komersial dilarang kecuali logistik

Ia mengatakan pengangkutan kargo dapat dilakukan dengan pesawat konfigurasi penumpang atau dengan pesawat khusus kargo apabila telah memiliki ijin terbang  dan  mematuhi protokol kesehatan serta awak pesawat yang mengabulkan kegiatan harus dinyatakan sehat dengan dibuktikan dengan surat kesehatan dibanding dokter fasilitas kesehatan/ Kantor Kesehatan tubuh Pelabuhan.

Selanjutnya, tambah dia, Badan Usaha Angkutan Hawa wajib melayani penumpang yang mau melakukan pengembalian atau  refund tiket dengan ketentuan yang berlaku yaitu penumpang mampu melakukan penjadualan ulang reschedule   tanpa dipakai biaya dan  reroute bagi calon penumpang yang telah memiliki tiket tanpa dikenakan biaya.

Perusahaan juga wajib memberikan voucher tiket sebesar biji tiket yang dibeli oleh penumpang, yang dapat digunakan untuk membeli tiket kembali dengan masa sah tiket sekurang-kurangnya satu tahun, dan dapat diperpanjang sebanyak satu kala.

Membaca juga: Kemenhub terbitkan PM 25/2020 terkait larangan mudik Idul Fitri

Mengaji juga: Kemenhub: Pelanggar larangan mudik akan diminta putar balik

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Info lainnya bisa dibaca Slot Online